Archive for November 30, 2018

 

IMG_4291

Sudut kota Gero Bebas nan Damai

 

Kenapa terlalu cepat berhenti, saat kita belum sama sekali memulai.

Saya tak pernah memungkiri bahwa memulai sesuatu yang rutin merupakan perjuangan berat. Dalam berbagai bentuk usaha membangun sebuah kebiasaan, langkah awal menjadi penentu memulai, tapi menjaga konsistensi melakukan adalah kunci keberhasilan.

Saya selalu mencoba, memaksa diri menghasilkan sebuah tulisan dalam sehari, sekurang-kurangnya satu tulisan saja, namun selalu saja berakhir dengan halaman kosong tanpa sebaris kalimatpun. Paling banter sebuah judul dan kalimat pengantar. Begitu saya menulis, tiba-tiba khawatir dengan hasilnya. Terlalu berharap banyak dari ketidakpastian respon pembaca.

Orang-orang memang banyak berkata bahwa, cara termudah dalam menulis adalah menceritakan ulang sesuatu yang sudah dialami. Tapi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Dalam perjalanan di Australia, saya belum mampu melihat pengalaman pribadi sebagai cara termudah mendapatkan ide tulisan.

Konsumsi publik dan selera pembaca selalu jadi pertimbangan saya. Selama ini menjadikan tulisan sebuah sumber informasi selalu jadi landasan saya menulis. Ketika tak ada unsur informasi yang ada dalam tulisan saya, rasanya tulisan tak berfaedah, hanya untuk kepuasan diri sendiri.

Tak jarang, saya pun banyak mencontoh tulisan-tulisan yang menurut saya bermanfaat untuk dibaca, apakah itu informasi yang berbeda, ataukah cara penyajian berbeda untuk informasi yang sama.Ujung-ujungnya rasa kecewa selalu ada, selalu menggebu-gebu diawal, tapi kembali pesimis di akhir.

Tulisan ini adalah sebuah bentuk keresahan dari penulis biasa, seperti saya. Ketidakpercayaan atas tulisan sendiri melihat pembaca yang nampak tak menikmati. Dan ujung-ujungnya adalah tulisan yang lari ke sana kemari tanpa arah dan tujuan pasti. Beruntung jika jadi sebuah tulisan, jika tidak, maka hanya sebuah kekecewaan lagi dan lagi.

Dan sudah saatnya saya berhenti, dari semua ketidakpercayaan itu, saya percaya, suatu saat, tulisan saya akan merajai banyak media, menjadi trending topik, dan tidak perlu lagi melihat tulisan orang lain sebagai contekan yang kadang menjadi lebih buruk. Dan mungkin tulisan saya berikutnya adalah sebuah bentuk kebebasan ekpresif dari diri saya. Tak perlu lagi menanyakan kenapa tulisan berubah dan tidak terarah, jawabannya singkat, saya hanya mau menjadikan tulisan saya media aktualisasi diri saya dan eksistensi saya.

Jangan jadikan acuan, dan jangan jadikan penghakiman, semua orang berhak atas kemerdekaan berekspresi!